Berbagai Kategori Gangguan yang Sering Terjadi Pada Kompresor Serta Cara Mengatasinya

Gangguan Pada Kompresor –Distributor Kompresor Dalam dunia kompresor udara, baik untuk skala yang kecil ataupun untuk skala besar sekalipun seperti misalnya kompresor pabrik, biasanya dikenal beberapa kategori hambatan atau gangguan yang kemungkinan akan terjadi selama masa beroperasinya kompresor tersebut.

Untuk itu, kali ini Distributor kompresor terkemuka di Indonesia, Polapetro telah merangkumnya sebagai informasi untuk menambah pengetahuan Anda tentang dunia kompresor udara. Kira-kira apa saja kategori gangguan tersebut? mari simak selengkapnya berikut ini.

  1. Terjadinya Overload Dan Overheating 

Seperti yang diketahui bahwa kompresor udara merupakan sebuah mesin yang dapat bekerja dengan menggunakan energi dari sumber lain. Energi tersebut bisa berupa motor penggerak dengan menggunakan bahan bakar, ataupun yang menggunakan motor listrik. Dan yang sering menjadi masalah adalah daya yang dibutuhkan kompresor kurang dari ketetapan normalnya.

Bila sudah seperti ini, biasanya kinerja dari motor penggerak sendiri akan bekerja lebih berat dan akan mendapatkan beban yang lebih besar. Kejadian ini disebut juga dengan overload yang memaksa mesin untuk bekerja lebih ekstra dari batas kemampuannya. Jika sudah terjadi overload, biasanya juga akan berdampak pada motor listrik yang semakin panas dan bahkan dapat mengalami kebakaran di bagian lilitan magnetnya, dan inilah yang disebut dengan overheat. Jika kedua kejadian ini sering terjadi, maka dapat cepat merusak mesin dan membuat mesin menjadi tidak tahan lama.

Solusinya, dalam setiap instalasi kompresor, haruslah dipikrkan dan dipertimbangkan tiap faktor koreksi daya yang ada. Jadi dengan kata lain, kemampuan mesin dapat menyesuaikan dengan daya yang ada sehingga tidak memaksa mesin bekerja diluar batas kemampuannya.

  1. Terjadinya Pemanasan Berlebih Pada Udara Hisap 

Dalam sebuah rumus dasar dari kompresor udara, apabila udara hisap memiliki temperature yang lebih tinggi, maka dapat berdampak juga terhadap temperature udara tekan. Hal ini tentu akan berdampak buruk pada mesin kompresor udara, karena dapat menghambat terjadinya proses pemampatan angin / udara.

Tak hanya itu efek negatif lainnya yang akan terjadi pada mesin kompresor adalah kerusakan yang terjadi pada tiap katup, proses kompresi yang berhenti total, piston yang macet, hingga timbulnya karbit yang menempel pada tiap katup peralatan lainnya. Solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan memasang beberapa alat pendingin di bagian mesin kompresor udara, khususnya pada tangki yang menampung udara.

  1. Terbukanya Katup Pengaman Kompresor 

Jika Anda belum tahu, sistem pengaturan kapasitas yang sangat penting dalam sebuah mesin kompresor adalah katup pengaman. Komponen ini berfungsi untuk membatasi tekanan agar tetap dalam keadaan normal. Namun sayangnya, katup pengaman ini juga sering mengalami masalah seperti tersumbat ataupun terlalu disetel dalam posisi tekanan yang tinggi.

Jika katup pengaman sudah mengalami kerusakan atau terbuka, maka sistem kontrol tekanan menjadi kacau balau bahkan bisa melebihi batas normal dan tak terkontrol. Kondisi ini sangat membahayakan bagi operator ataupun wilayah sekitar mesin kompresor berada.

Solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan secara teliti memperhatikan dan melakukan penyetelan yang presisi dan memenuhi standar operasional mesin kompresor. Para operator juga harus melakukan pengecekan kebersihan dari tiap katup tersebut agar tidak ada kotoran-kotoran yang menyumbat.

  1. Timbulnya Korosi (karat) 

Udara tentunya akan mengandung senyawa air. Dan jika udara yang masuk kedalam kompresor dan tercampur dengan berbagai senyawa asam dan basa lainnya, maka akan berubah menjadi sangat korosif. Jika mesin sedang tidak beroperasi, maka udara tekan yang ada di dalam tabung akan mengalami pendinginan dan uap air justru akan mengembun dan menempel di beberapa komponen mesin, sementara lainnya bercampur dengan pelumas.

Proses pengembunan inilah yang dapat mengakibatkan korosi ataupun karatan pada berbagai bahan logam yang ada pada mesin. Tak hanya udara, minyak pelumas juga bisa memicu timbulnya korosi . Solusinya, adalah dengan memilih komponen komponen mesin berbahan logam yang pas dan tahan terhadap korosi. Atau bisa dengan cara kedua yaitu dengan memasangkan sistem katup cegah air otomatis pada bagian luar kompresor, untuk mengurangi porsi air yang terlarut pada udara tekan.

 

Baca Juga : Cari Kompresor Angin